BOYOLALI — Hujan deras yang turun tiba-tiba sering membuat pengendara motor basah kuyup, termasuk helmnya. Helm yang dibiarkan basah terlalu lama bisa menimbulkan bau apek, jamur, hingga busa bagian dalam yang cepat rusak. Padahal, dengan penanganan yang tepat, helm bisa kering kembali dan tetap nyaman dipakai.
Masalahnya, banyak pengendara yang langsung menjemur helm di bawah terik matahari atau mengeringkannya dengan hair dryer bersuhu panas. Cara itu justru bisa merusak lapisan busa dan lem pada helm. Helm sebaiknya dikeringkan secara bertahap, di tempat yang berangin dan tidak lembap.
Di musim hujan seperti sekarang, warga Boyolali yang setiap hari bermotor perlu tahu cara mengeringkan helm yang benar. Berikut tujuh cara yang bisa langsung dipraktikkan di rumah.
Baca juga:
- Helm Bau Apek Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Menghilangkannya di Boyolali
- Kaca Helm Buram Saat Hujan? Ini 7 Cara Mengatasinya di Boyolali
- Jaket Basah Kena Hujan? Ini 7 Cara Mengeringkannya di Boyolali
1. Lepas visor dan busa bagian dalam. Visor yang dilepas membuat udara lebih mudah masuk ke dalam helm. Busa pipi dan busa atas yang bisa dilepas sebaiknya dicuci terpisah dengan sabun lembut, lalu dibilas hingga bersih.
2. Kibaskan dan lap air yang menetes. Balik helm perlahan agar air yang menggenang di dalam keluar. Lap bagian luar dan dalam dengan kain kering yang bersih, termasuk sela-sela ventilasi.
3. Angin-anginkan di tempat teduh dan berangin. Letakkan helm dalam posisi terbalik di tempat yang berangin, misalnya dekat jendela atau di bawah kipas angin. Hindari menjemur langsung di bawah matahari terik karena busa bisa mengeras dan retak.
4. Selipkan kain kering atau kertas koran. Kain mikrofiber kering atau gumpalan kertas koran di dalam helm membantu menyerap sisa kelembapan. Ganti kain atau koran setiap beberapa jam bila sudah terasa basah.
5. Gunakan kipas angin, bukan hair dryer panas. Kipas angin lebih aman daripada udara panas. Bila terpaksa memakai hair dryer, gunakan suhu dingin atau hangat rendah dan jangan diarahkan terlalu dekat ke satu titik.
6. Jangan memakai helm sebelum benar-benar kering. Helm yang masih lembap dan langsung dipakai akan kembali berbau dan menjadi tempat berkembangnya jamur. Pastikan bagian dalam sudah kering sempurna sebelum dipakai berkendara lagi.
7. Simpan helm di tempat kering setelah kering. Setelah kering, simpan helm di tempat yang kering dan berventilasi, bukan di bagasi motor yang pengap. Bila memiliki sarung helm, gunakan untuk melindunginya dari debu.
Dengan perawatan sederhana ini, helm tidak hanya lebih cepat kering, tetapi juga lebih awet dan nyaman dipakai. Di musim hujan, siapkan juga kain lap kering di bagasi motor agar helm bisa langsung dilap begitu hujan reda.
Sumber: panduan perawatan helm dari berbagai produsen helm dan bengkel di Boyolali, Rabu 4 November 2026.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












