BOYOLALI — Musim hujan di Boyolali membuat ponsel yang tersimpan di saku jaket atau tas rawan kehujanan. Sekali basah kuyup, HP berisiko rusak bila penanganannya salah. Padahal, langkah pertama yang tepat justru menentukan apakah ponsel masih bisa diselamatkan.
Air hujan yang masuk lewat lubang speaker, port pengisian daya, dan celah tombol dapat menyebabkan korsleting. Karena itu, jangan panik dan jangan langsung mengecas HP yang masih basah. Berikut tujuh cara menyelamatkannya.
Pertama, matikan HP sesegera mungkin. Jika layar masih menyala, segera matikan daya agar arus listrik tidak mengalir ke komponen yang basah. Jangan menekan tombol berulang kali untuk sekadar mengecek apakah HP masih hidup, karena hal itu justru memperbesar risiko korsleting.
Baca juga:
- Memori HP Penuh? Ini 7 Cara Mengosongkannya untuk Warga Boyolali
- 7 Tips Berkendara Motor Aman Saat Hujan di Boyolali
- Earphone Sebelah Mati? Ini 7 Cara Mengatasinya di Boyolali
1. Lap dan Keluarkan Aksesori
Lap seluruh permukaan HP dengan kain lembut yang kering, misalnya kain mikrofiber. Lepaskan casing, lalu keluarkan kartu SIM dan kartu memori bila bisa dibuka. Biarkan slot kartu terbuka agar udara membantu pengeringan dari dalam.
2. Jangan Dicas dan Jangan Dinyalakan Dulu
Ini kesalahan paling sering terjadi. Mengecas HP yang masih basah bisa memicu korsleting dan merusak port pengisian daya. Tahan keinginan mengecas atau menyalakan HP sampai benar-benar kering, idealnya setelah didiamkan beberapa jam hingga semalaman.
3. Kibaskan Air dengan Hati-Hati
Pegang HP dengan port menghadap ke bawah, lalu kibaskan perlahan agar air yang terjebak bisa keluar. Jangan meniup port dengan mulut, karena embusan napas justru membawa uap air. Hindari hair dryer panas yang bisa merusak lem layar dan baterai.
4. Keringkan dengan Aliran Udara, Bukan Beras
Letakkan HP di tempat berangin dan kering, misalnya di depan kipas angin suhu ruangan. Cara ini lebih aman daripada merendam HP dalam beras, karena butiran beras bisa meninggalkan debu dan pati yang menyumbat lubang speaker dan port. Bila punya, silica gel lebih efektif menyerap kelembapan.
5. Periksa Indikator dan Port Pengisian Daya
Sebagian HP memiliki indikator cairan di slot kartu SIM yang berubah warna bila terkena air. Periksa juga port pengisian daya: bila masih tampak lembap, tunggu lebih lama. HP bersertifikasi tahan air pun tetap perlu dikeringkan, karena ketahanannya menurun seiring pemakaian.
6. Nyalakan Bertahap dan Uji Fungsinya
Setelah HP benar-benar kering, nyalakan dan uji satu per satu: layar sentuh, speaker, mikrofon, kamera, dan pengisian daya. Bila layar berkedip, speaker sember, atau baterai cepat habis, segera matikan lagi dan jangan dipaksakan dipakai seharian.
7. Bawa ke Service Center Bila Tetap Bermasalah
Bila HP mati total, tidak bisa dicas, atau muncul bercak di layar, bawalah ke service center resmi atau teknisi tepercaya di Boyolali. Ceritakan bahwa HP terkena hujan agar teknisi bisa memeriksa korosi di komponen dalam. Perlu diingat, kerusakan akibat cairan umumnya tidak ditanggung garansi.
Untuk mencegah kejadian terulang, simpan HP di kantong plastik klip saat hujan deras dan gunakan casing anti-air bila sering berkendara motor. Langkah sederhana ini jauh lebih murah daripada biaya servis HP yang kemasukan air.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps










