BOYOLALI — Kulkas yang tiba-tiba berbau tidak sedap sering membuat seisi rumah tidak nyaman. Setiap kali pintu dibuka, aroma menyengat langsung tercium, bahkan kadang menempel pada makanan dan minuman yang disimpan di dalamnya. Bagi warga Boyolali, masalah ini cukup sering muncul, terutama saat kulkas jarang dibersihkan atau ada bahan makanan yang luput dari perhatian.
Penyebab kulkas bau biasanya sederhana: makanan basi, tumpahan saus atau kuah yang mengering, serta wadah yang tidak tertutup rapat. Sisa makanan yang dibiarkan berhari-hari bisa menjadi sumber bakteri, dan aromanya menyebar ke seluruh rak. Karena itu, bau kulkas sebaiknya tidak dibiarkan, sebab bisa memengaruhi rasa bahan makanan lain.
Kabar baiknya, menghilangkan bau kulkas tidak membutuhkan bahan mahal atau alat khusus. Dengan langkah yang tepat, kulkas bisa kembali segar dalam waktu singkat. Berikut tujuh caranya yang bisa langsung dipraktikkan di rumah.
Baca juga:
- Galon Air Cepat Berlumut? Ini 7 Cara Membersihkan dan Mencegahnya di Boyolali
- Santan Cepat Basi? Ini 7 Cara Menyimpannya agar Awet di Boyolali
- Tempe Cepat Basi? Ini 7 Cara Menyimpannya agar Awet di Boyolali
1. Kosongkan kulkas dan buang sumber bau
Langkah pertama adalah mengeluarkan semua isi kulkas dan memeriksa satu per satu. Buang makanan yang sudah berubah warna, berlendir, atau melewati batas wajar penyimpanan. Sering kali, satu wadah kecil yang terlupakan sudah cukup membuat seluruh kulkas berbau.
2. Cuci rak dan dinding dengan air hangat
Lepas rak dan laci yang bisa dilepas, lalu cuci dengan air hangat dan sabun cuci piring. Lap dinding bagian dalam dengan kain bersih, kemudian bilas dengan kain lembap. Pastikan semua bagian benar-benar kering sebelum rak dipasang kembali, karena permukaan lembap justru memicu bau baru.
3. Letakkan baking soda sebagai penyerap bau
Baking soda atau soda kue dikenal ampuh menyerap bau. Letakkan semangkuk kecil baking soda tanpa tutup di dalam kulkas dan biarkan bekerja selama beberapa hari. Cara ini aman, murah, dan mudah didapat di toko maupun pasar di Boyolali. Ganti secara berkala agar daya serapnya tetap optimal.
4. Manfaatkan arang aktif atau bubuk kopi
Selain baking soda, arang aktif dan bubuk kopi kering juga bisa menyerap bau. Bungkus keduanya dengan kain tipis atau wadah terbuka kecil, lalu simpan di sudut kulkas. Cara ini membantu menetralkan aroma membandel setelah kulkas dibersihkan.
5. Bersihkan noda membandel dengan cuka
Untuk noda dan bau yang menempel kuat, lap area tersebut dengan campuran air dan sedikit cuka dapur. Cuka membantu melarutkan sisa kotoran dan bau dari makanan basi. Setelah itu, bilas dengan kain lembap hingga tidak ada lagi aroma cuka yang tertinggal.
6. Simpan makanan dalam wadah tertutup
Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat, pisahkan bahan berbau tajam seperti durian, bawang, atau ikan dari bahan lain, dan beri label tanggal pada wadah. Kebiasaan ini membuat kulkas lebih rapi dan tidak cepat berbau.
7. Jaga suhu dan jangan isi terlalu penuh
Kulkas yang terlalu penuh membuat udara dingin sulit bersirkulasi, sehingga makanan lebih cepat rusak dan menimbulkan bau. Atur suhu sekitar 1–4 derajat Celsius untuk chiller dan sisakan ruang antar wadah. Periksa isi kulkas setidaknya seminggu sekali agar tidak ada lagi makanan yang terlupakan.
Dengan tujuh langkah di atas, kulkas bisa kembali segar dan makanan pun lebih awet. Kuncinya adalah membersihkan secara rutin dan menyimpan makanan dengan benar, bukan menunggu sampai baunya menyengat. Jika bau tetap bertahan meski kulkas sudah dibersihkan menyeluruh, periksa karet pintu yang mungkin sudah longgar.
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












