BOYOLALI — Oven listrik kini menjadi andalan banyak keluarga di Boyolali untuk memanggang kue, menghangatkan makanan, hingga membuat ayam panggang di rumah. Harganya terjangkau dan penggunaannya praktis, sehingga alat ini hampir selalu ada di dapur modern.
Sayangnya, tidak sedikit oven listrik yang cepat rusak padahal baru dipakai beberapa bulan. Elemen pemanas melemah, suhu tidak lagi merata, hingga pintu oven longgar adalah keluhan yang sering muncul. Padahal, penyebabnya kerap bukan cacat pabrik, melainkan kebiasaan pemakaian sehari-hari yang kurang tepat.
Berikut tujuh kebiasaan yang bikin oven listrik cepat rusak, beserta cara menghindarinya, agar alat dapur Anda awet bertahun-tahun.
Baca juga:
- 7 Kebiasaan yang Bikin Microwave Cepat Rusak, Hindari Mulai Sekarang
- 7 Kebiasaan yang Bikin Kompor Gas Cepat Rusak, Hindari Sekarang
- 7 Kebiasaan yang Bikin Rice Cooker Cepat Rusak, Hindari Mulai Sekarang
1. Langsung dipakai tanpa pemanasan awal
Banyak orang langsung memasukkan adonan ke oven dingin, lalu memutar suhu ke maksimal. Cara ini membuat elemen pemanas bekerja keras dan suhu di dalam rongga tidak merata. Biasakan memanaskan oven (preheat) selama 10–15 menit sesuai resep sebelum makanan dimasukkan.
2. Sering membuka pintu saat memanggang
Membuka pintu oven berulang kali membuat panas keluar dan suhu turun drastis. Elemen pemanas pun harus bekerja ekstra untuk mengembalikan suhu. Intip proses memanggang lewat kaca pintu dan lampu oven, bukan dengan membuka pintunya.
3. Memakai wadah yang tidak tahan panas
Wadah plastik, wadah bermotif logam, atau loyang yang terlalu besar hingga menyentuh elemen pemanas bisa meleleh, memercik, bahkan merusak lapisan dalam oven. Gunakan selalu wadah khusus oven seperti loyang aluminium, keramik, atau kaca tahan panas.
4. Jarang membersihkan remah dan cipratan
Remah roti, tetesan lemak, dan cipratan saus yang dibiarkan menumpuk akan mengeras, menimbulkan bau gosong, dan lama-lama merusak elemen pemanas. Bersihkan bagian dalam oven dengan lap lembap setelah dingin, dan lapisi dasar loyang dengan aluminium foil bila perlu.
5. Menumpuk barang di atas oven
Oven listrik membuang panas lewat lubang ventilasi di bodinya. Menumpuk kain, plastik, atau peralatan lain di atas oven menghambat sirkulasi udara dan membuat mesin cepat panas berlebih. Beri ruang kosong di sekeliling oven, terutama bagian atas dan belakang.
6. Mencolokkan ke stop kontak yang longgar atau menumpuk
Oven listrik menarik daya besar. Stop kontak yang longgar, kabel yang tertekuk, atau stop kontak yang dipakai bersama banyak alat lain bisa membuat colokan panas dan merusak komponen kelistrikan. Gunakan stop kontak khusus yang kokoh dan jangan memakai kabel sambungan murahan.
7. Mematikan paksa tanpa pendinginan
Sebagian oven dilengkapi kipas pendingin yang tetap berputar beberapa saat setelah dimatikan. Mencabut colokan secara paksa atau menutup ventilasi menghentikan proses pendinginan ini. Biarkan oven dingin sendiri sebelum dibersihkan atau dipindahkan.
Dengan menghindari tujuh kebiasaan di atas, oven listrik di rumah bisa lebih awet, hemat listrik, dan hasil panggangannya tetap merata. Rawat alatnya, dan dapur pun jadi lebih aman untuk keluarga.
Tips ini dirangkum dari panduan umum perawatan peralatan elektronik rumah tangga.
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












