Ke New Selo Akhir Pekan? Cek Tiket, Jam Buka, dan Fasilitasnya

Wisata38 Views

Tak perlu jauh-jauh untuk mencari udara sejuk dan pemandangan gunung. Bagi warga Boyolali dan Solo Raya, New Selo di lereng Merapi menjadi salah satu pilihan liburan singkat yang terjangkau.

New Selo berada di Dusun III, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Menurut TribunSolo.com (17/9/2026), kawasan ini berada di ketinggian sekitar 1.770 mdpl dan berjarak sekitar 23 kilometer dari pusat Kota Boyolali, atau 30–45 menit perjalanan tergantung kondisi lalu lintas.

Intinya

  • Jam buka setiap hari pukul 08.00–19.00 WIB, menurut Tribun Travel (13/9/2026) dan TribunSolo.com (17/9/2026).
  • Tiket masuk Rp5.000 per orang menurut Tribun Travel (13/9/2026), sedangkan TribunSolo.com (17/9/2026) menyebut sekitar Rp10.000.
  • Fasilitas mencakup parkir, toilet, musala, gazebo, warung, pusat informasi, dan area berkemah.
  • Akses jalan menanjak dan berkelok, sehingga kendaraan perlu dalam kondisi prima.

Apa yang bisa dinikmati di New Selo?

New Selo sering dijuluki negeri di atas awan. Saat cuaca cerah, Gunung Merapi dan Merbabu terlihat jelas dari kawasan ini. TribunSolo.com menulis, sejumlah sumber wisata menyebut gunung lain seperti Lawu, Telomoyo, Sindoro-Sumbing, hingga Slamet juga bisa terlihat ketika langit benar-benar bersih.

Kuncinya adalah cuaca. Awan dan kabut di pegunungan cepat berubah dan bisa sewaktu-waktu menutup pemandangan. Tribun Travel mencatat banyak pengunjung datang pagi hari karena langit masih bersih dan udara lebih segar.

Salah satu spot foto yang menjadi ciri khas adalah gardu pandang berbahan bambu yang dirancang menyerupai menara. Dari atasnya, pengunjung bisa menikmati lanskap dari posisi lebih tinggi. Kawasan ini juga punya sejumlah bangunan bambu lain untuk bersantai dan berfoto.

Berapa tiket dan kapan buka?

Informasi tarif dari dua media berbeda. Menurut Tribun Travel (13/9/2026), retribusi masuk Rp5.000 per orang dan parkir sekitar Rp3.000. Sementara TribunSolo.com (17/9/2026) menyebut tiket sekitar Rp10.000 per orang, dengan parkir sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil berdasarkan sejumlah sumber wisata.

Kedua media mencantumkan jam operasional yang sama, yaitu pukul 08.00–19.00 WIB setiap hari. Karena tarif dan jam buka bisa berubah, sebaiknya siapkan uang lebih dan tanyakan kepada petugas di lokasi.

Fasilitas apa saja yang tersedia?

Menurut TribunSolo.com, fasilitas di New Selo cukup memadai untuk destinasi wisata alam, yaitu:

  • Area parkir, toilet dan kamar mandi, serta musala.
  • Gazebo, warung makan, dan pusat informasi.
  • Area berkemah bagi yang ingin bermalam, dengan memperhatikan ketentuan dan kondisi cuaca setempat.

detikJateng (24/4/2026), mengutip laman Badan Otorita Borobudur, juga mencatat fasilitas serupa: gazebo, musala, toilet, spot foto, camping ground, titik pandang matahari terbit, hingga warung.

Warung-warung di sekitar kawasan menyediakan makanan dan minuman hangat. Tribun Travel menyebut pengunjung bisa bersantai sambil minum kopi, makan mi instan, mendoan, atau pisang goreng.

Bagaimana menuju New Selo dari Solo?

Tribun Travel (13/9/2026) memetakan rute dari Jalan Slamet Riyadi, Solo, melalui Jalan Semarang–Surakarta, lalu Jalan Magelang–Boyolali menuju kawasan Selo. Jaraknya sekitar 44 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 22 menit dalam kondisi lalu lintas normal.

Jalur menuju Selo dikenal menanjak dan berkelok, sehingga kerap dipakai pesepeda untuk berlatih. Bagi yang belum terbiasa melewati jalan pegunungan, TribunSolo.com menyarankan berkendara lebih pelan dan tidak memaksakan diri.

Apa selanjutnya?

Sebelum berangkat, siapkan jaket karena suhu di Selo lebih dingin dibanding perkotaan, dan pastikan kondisi kendaraan prima. Datang pagi hari memberi peluang lebih besar mendapat pemandangan gunung yang jernih.

New Selo juga dikenal sebagai pos pendakian Merapi dan Merbabu, menurut detikJateng. Pendakian Merapi sendiri masih belum direkomendasikan; per 25 Agustus 2026 BPPTKG masih menetapkan status Siaga (Level III), seperti dilaporkan Kompas.com. Pengunjung yang sekadar ingin menikmati panorama tetap bisa menikmati kawasan ini tanpa mendaki. Informasi tarif terbaru sebaiknya dicek langsung di lokasi.

Baca juga

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *