Telur Cepat Busuk? Ini 7 Cara Menyimpan Telur agar Awet di Boyolali

Ekonomi42 Views

Telur adalah salah satu bahan makanan yang hampir selalu ada di dapur warga Boyolali. Harganya relatif terjangkau, mudah diolah, dan bisa menjadi lauk apa saja, dari telur dadar, telur rebus, sampai campuran aneka masakan. Masalahnya, telur yang dibeli dalam jumlah banyak sering kali keburu busuk sebelum sempat diolah semua.

Penyebabnya tidak selalu karena telurnya sudah lama. Cangkang telur memiliki pori-pori kecil sehingga mudah menyerap bau dari sekitarnya. Suhu penyimpanan yang tidak stabil juga mempercepat penurunan kualitas telur.

Kabar baiknya, telur sebenarnya bisa bertahan cukup lama bila disimpan dengan cara yang benar. Berikut tujuh cara menyimpan telur agar tetap awet dan aman dikonsumsi, yang bisa langsung dipraktikkan di rumah.

Baca juga:

1. Simpan di kulkas, bukan di suhu ruang

Cara paling aman adalah menyimpan telur di dalam kulkas dengan suhu dingin yang stabil, sekitar 1–4 derajat Celsius. Di suhu ruang yang hangat, telur lebih cepat menurun kualitasnya dan berisiko ditumbuhi bakteri.

2. Jangan dicuci sebelum disimpan

Cangkang telur dilapisi selaput pelindung alami yang menjaga isi telur dari kuman. Mencuci telur sebelum disimpan justru menghilangkan lapisan tersebut dan membuka pori-pori cangkang. Bila cangkang kotor, cukup lap dengan kain kering atau tisu, dan cuci telur sesaat sebelum dimasak saja.

3. Simpan dengan posisi ujung runcing di bawah

Posisikan telur dengan ujung yang runcing menghadap ke bawah. Posisi ini menjaga kuning telur tetap di tengah, sehingga telur lebih awet. Simpan dalam karton aslinya.

4. Jangan simpan di rak pintu kulkas

Rak pintu kulkas memang sering dipakai untuk telur, tetapi suhunya paling sering berubah karena pintu terus dibuka-tutup. Lebih baik simpan telur di rak utama bagian dalam kulkas yang suhunya lebih stabil. Cara sederhana ini cukup berpengaruh pada keawetan telur.

5. Jauhkan dari bahan berbau tajam

Karena cangkangnya berpori, telur mudah menyerap aroma dari bahan lain di kulkas, seperti bawang, durian, atau masakan berbumbu kuat. Simpan telur dalam wadah tertutup dan beri jarak dari bahan-bahan tersebut agar rasa telur tidak berubah saat dimasak.

6. Segera olah telur yang retak

Telur yang cangkangnya retak lebih mudah terkontaminasi dan tidak boleh disimpan lama. Pisahkan dari telur yang utuh, lalu segera olah hingga matang sempurna. Bila ragu dengan kondisinya, lebih baik tidak dikonsumsi.

7. Cek kesegaran sebelum dipakai

Sebelum memasak, lakukan tes sederhana: rendam telur dalam semangkuk air. Telur segar akan tenggelam dan berbaring di dasar wadah, sedangkan telur yang sudah lama cenderung berdiri atau mengapung.

Dengan tujuh cara di atas, stok telur di rumah bisa lebih awet, tidak mudah terbuang, dan tentu lebih hemat. Kebiasaan kecil seperti menyimpan di tempat yang tepat dan tidak mencuci telur terlalu dini bisa membuat perbedaan besar bagi dapur keluarga di Boyolali.

Sumber: panduan umum penyimpanan bahan pangan rumah tangga.

Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *