Fakta menarik tongseng: Bukan kuliner asli Solo, justru penjual pertamanya warga Klego Boyolali

Kuliner, Wisata79 Views

Boyolali.net –  Kota Solo, Jawa Tengah, tidak hanya terkenal dengan sate kambing atau tengkleng sebagai kuliner khasnya.

Kuliner ikonik lainnya yang cukup kondang di Solo adalah tongseng.

Tongseng di Solo umumnya berisi daging kambing dan jerohan dengan cita rasa manis dan gurih.

Ditambah renyahnya kol dan cabai rawit yang membuat kuliner ini memiliki cita rasa jhas.

Tongseng adalah kuliner khas nusantara yang terkenal dari daerah Jawa Tengah.

Namun tahukah Tribuners, sebenarnya tongseng sebenarnya terinspirasi oleh pedagang Timur Tengah berabad-abad lalu?

“Abad ke-18 sampai 19 banyak saudagar dari Timur Tengah datang berdagang di Nusantara. mereka juga menyebarkan agama dan membawa kegemaran lainnya, termasuk kuliner. Salah satu yang mereka gemari adalah daging kambing dan domba,” kata pengamat kuliner Arie Parikesit dalam acara Kecap Bango Melestarikan Warisan Kuliner Nusantara Sajian Tongseng di Restoran Oasis, Jakarta, beberapa tahun lalu dikutip dari Kompas.com.

Kebiasaan Dibawa ke Indonesia

Kegemaran para saudagar Timur Tengah menyantap daging kambing akhirnya ditularkan ke masyarakat lokal.

“Kita banyak mengonsumsi sate. Sate sebenarnya terinspirasi dari kebab. Bedanya kebab itu kering dan sate berbumbu kecap serta kacang,” kata Arie.

Arie menjelaskan setelah daging habis diolah mejadi sate maka sisalah jeroan dan bagian kambing lainnya.

Sedangkan bagian tersebut kemudian diolah menjadi gulai.

Dari air rebusan kuah gulai kemudian ditumis kembali dan jadilah tongseng.

“Seng dari tongseng itu diambil dari kata ‘oseng-oseng’ (tumis),” kata Arie.

Dipercaya bahwa daerah pertama penghasil tongseng adalah Kecamatan Klego, Boyolali, Jawa Tengah.

“Dulu masyarakat Kecamatan Klego mencari nafkah dengan bertani, ternyata mata pencariannya kurang. Akhirnya mereka beralih profesi menjual sate dan tongseng, sampai sekarang,” jelas Arie.

Di Klego bahkan ada monumen penjual dengan gerobak sate dan tongseng pikul yang menunjukkan kebanggaan masyarakat Klego akan kuliner tersebut.

Dari Klego, dipercaya kuliner tongseng menyebar hingga seluruh nusantara.

Rekomendasi Tongseng Enak di Solo

Di Solo, Jawa Tengah, cukup banyak warung sate kambing yang juga menyediakan menu tongseng.

Mulai dari tongseng kambing, buntel, hingga tengkleng, semuanya bisa ditemukan dengan mudah di berbagai sudut Kota Bengawan.

Berikut rekomendasi tempat makan tongseng enak di Solo yang bisa dicoba.

1. Sate Kambing Mbok Galak

Warung legendaris ini dikenal sebagai salah satu tempat makan favorit banyak tokoh nasional.

Menu tongseng kambing di sini dibanderol mulai Rp60 ribu per porsi.

Selain tongseng, tersedia pula sate kambing, sate buntel, tengkleng, hingga gulai kambing.

Tempat makan ini buka setiap hari pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB.

2. Sate Kambing Bu Hj. Bejo

Sate Kambing Bu Hj. Bejo dikenal sebagai salah satu warung langganan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Selain itu, tersedia sate buntel, sate jeroan, nasi goreng kambing, gulai, dan tengkleng.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

3. Sate Kambing & Thengkleng Rica-Rica Pak Manto

Nama Pak Manto sudah cukup populer di kalangan pecinta kuliner kambing di Solo.

Tak hanya tongseng, pengunjung juga bisa menikmati tengkleng rica-rica, iga bakar, sate buntel, nasi goreng kambing, hingga gulai goreng.

Jam operasionalnya setiap hari mulai pukul 07.30 WIB sampai 20.00 WIB.

4. Sate Kambing-Buntel Pak H. Kasdi

Tempat makan ini menawarkan tongseng kambing yang sudah terkenal.

Selain tongseng, tersedia sate kambing, sate buntel, tengkleng, gulai kambing, hingga gulai otak dengan harga mulai Rp25 ribu.

Sate Kambing-Buntel Pak H. Kasdi buka setiap hari pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB.

5. Sate Kambing Sumber Pak Dahlan

Bagi pecinta olahan kambing, tempat makan ini menawarkan banyak pilihan tongseng, mulai dari tongseng buntel, tongseng campur, tongseng jeroan, hingga tongseng ayam.

Selain itu, tersedia pula nasi goreng kambing, rica tengkleng, sate buntel, hingga gule goreng.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *