BOYOLALI — Lantai yang baru saja dipel seharusnya terasa bersih dan nyaman dipijak. Namun, tak jarang lantai justru terasa lengket, apalagi saat musim hujan ketika udara lembap dan lantai lama kering. Kondisi ini membuat debu dan kotoran lebih mudah menempel, sehingga rumah cepat terlihat kotor kembali.
Lantai lengket umumnya disebabkan sisa sabun pel yang terlalu banyak, kain pel yang kotor, atau air pel yang sudah keruh. Lantai keramik, granit, dan vinyl memang mudah dibersihkan, tetapi lapisan sabun yang tertinggal akan menarik debu. Karena itu, cara mengepel sama pentingnya dengan seberapa sering lantai dibersihkan.
Di Boyolali, keluhan ini sering muncul pada musim hujan, saat alas kaki membawa lumpur ke dalam rumah. Kabar baiknya, lantai lengket bisa diatasi dengan langkah sederhana. Kuncinya adalah membilas dengan benar dan menjaga kain pel tetap bersih.
Baca juga:
- Panci Gosong? Ini 7 Cara Membersihkannya untuk Warga Boyolali
- Cucian Sulit Kering Saat Hujan? 7 Cara Mengeringkannya di Boyolali
- Kerak Kamar Mandi Membandel? Ini 7 Cara Membersihkannya di Boyolali
1. Kurangi Takaran Sabun Pel
Kesalahan paling umum adalah memakai sabun terlalu banyak. Padahal, sisa sabun justru membentuk lapisan lengket. Gunakan sabun sesuai takaran kemasan, atau cukup satu tutup botol untuk satu ember air. Bila lantai hanya berdebu, air bersih saja sudah cukup.
2. Bilas dengan Air Bersih
Setelah dipel dengan sabun, ulangi dengan kain pel yang sudah dibilas air bersih. Langkah ini mengangkat sisa sabun dari permukaan lantai. Peras kain pel hingga tidak terlalu basah agar lantai lebih cepat kering dan tidak meninggalkan genangan.
3. Cuci Kain Pel Sampai Bersih
Kain pel yang kotor akan memindahkan kotoran ke seluruh lantai. Cuci dengan sabun, bilas hingga airnya jernih, lalu jemur sampai kering. Kain pel yang bau atau berlendir sebaiknya diganti.
4. Ganti Air Pel yang Sudah Keruh
Air pel yang keruh menandakan kotoran sudah menumpuk di ember. Jangan memaksakan satu ember air untuk seluruh rumah, dan ganti air bila sudah keruh.
5. Pel dari Area Bersih ke Area Kotor
Mulailah dari ruangan paling bersih, misalnya kamar tidur, lalu lanjutkan ke dapur dan teras. Cara ini mencegah kotoran dari luar terbawa ke ruangan yang sudah bersih. Untuk dapur berminyak, gunakan air hangat.
6. Keringkan dengan Kipas atau Jendela Terbuka
Lantai yang lama kering lebih mudah terasa lengket, terutama saat hujan. Buka jendela atau nyalakan kipas angin setelah mengepel. Hindari menginjak lantai yang masih basah.
7. Sediakan Keset dan Alas Kaki Rumah
Cegah lantai cepat kotor dengan meletakkan keset di pintu masuk dan membiasakan alas kaki khusus di dalam rumah. Lap kaki sebelum masuk, dan segera pel area teras bila ada lumpur. Kebiasaan kecil ini membuat hasil pel bertahan lebih lama.
Dengan takaran sabun yang pas, kain pel yang bersih, dan lantai yang dikeringkan dengan baik, lantai rumah bisa kembali kesat dan nyaman.
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps
Sumber: panduan perawatan rumah tangga, Sabtu 31 Oktober 2026.












