Pelaku Tabrak Lari Maut Donohudan Boyolali Ditangkap di Jogja

Kriminal44 Views

BOYOLALI — Polres Boyolali menangkap P alias G (28), terduga pengemudi mobil dalam kecelakaan tabrak lari yang menewaskan Nugroho (33) di kawasan Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. P ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Seturan, Yogyakarta, pada Sabtu (7/11/2026) pagi.

Penangkapan itu dikonfirmasi Kasatlantas Polres Boyolali AKP Kukuh Tirto Satria Leksono. Petugas juga menyita mobil KIA Visto yang diduga digunakan P saat kecelakaan terjadi.

“Ya, pengemudi mobil yang diduga menjadi pelaku tabrak lari hingga menewaskan pengendara sepeda motor di kawasan Embarkasi Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali telah berhasil diamankan jajaran Polres Boyolali,” kata Kukuh dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi melalui telepon kepada detikJateng, Sabtu (7/11/2026).

Baca juga:

Ditangkap Pukul 05.00 WIB di Proyek Bangunan

Menurut Kukuh, P ditangkap sekitar pukul 05.00 WIB di lokasi persembunyiannya di Seturan, Yogyakarta, saat bekerja di sebuah proyek bangunan. P merupakan warga Sadon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Pengungkapan perkara ini melibatkan tim gabungan Satlantas, Satreskrim, dan Polsek Ngemplak. Penyelidikan dilakukan secara intensif untuk mengetahui identitas kendaraan sekaligus pengemudinya.

“Berbekal rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), penelusuran jalur yang diduga dilalui kendaraan sebelum dan sesudah kecelakaan, serta keterangan sejumlah saksi, petugas akhirnya memperoleh petunjuk penting,” ujar Kukuh.

Dari rangkaian penyelidikan itu, polisi mengidentifikasi kendaraan yang terlibat sebagai mobil KIA Visto. Penelusuran kemudian mengarah kepada P alias G. Mobil tersebut kini diamankan sebagai barang bukti.

Kecelakaan Terjadi 28 Oktober Dini Hari

Kecelakaan yang merenggut nyawa Nugroho terjadi pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, di pertigaan sebelah timur Asrama Haji Donohudan. Saat itu, Nugroho bersama istrinya, Ika, sedang berkendara dari barat menuju timur untuk berangkat bekerja.

Keduanya merupakan warga Dukuh Lemahbang, Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Nugroho mengendarai Honda Scoopy, sedangkan Ika menggunakan Honda Supra.

Ketika melintasi pertigaan tersebut, sebuah mobil dari arah berlawanan diduga mengambil jalur terlalu ke kanan hingga bertabrakan dengan kedua pengendara sepeda motor. Akibat benturan keras, Nugroho mengalami luka berat dan meninggal dunia. Sementara itu, Ika mengalami luka ringan.

Pengemudi mobil diduga meninggalkan tempat kejadian tanpa memberikan pertolongan kepada korban. Setelah menerima laporan, Satlantas Polres Boyolali mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan, termasuk menelusuri rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi.

Nugroho dimakamkan pada Rabu (28/10/2026) pukul 11.00 WIB. Ia meninggalkan seorang istri dan anak. Keluarga korban selama ini menanti pelaku ditemukan dan mau bertanggung jawab.

Hingga berita ini ditulis, P masih berstatus terduga pelaku dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Boyolali. Polisi belum merinci pasal yang disangkakan terhadapnya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan di Boyolali untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada dini hari ketika jalanan sepi. Warga yang mengetahui informasi terkait kecelakaan lalu lintas diimbau segera melapor ke polisi terdekat.

Sumber: BSI News (mengutip detikJateng), Solopos, Sabtu 7 November 2026.


Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *