Taman Air Tlatar, Pilihan Main Air Keluarga Dekat Kota Boyolali

Wisata27 Views

Saat cuaca kemarau terasa terik, kolam dengan air jernih jadi incaran banyak keluarga. Warga Boyolali sebenarnya tidak perlu jauh-jauh, karena ada wisata air dari mata air alami yang hanya beberapa kilometer dari pusat kota.

Tempat itu adalah Ekowisata Taman Air Tlatar di Dukuh Tlatar, Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali. TribunSolo.com dalam ulasannya pada Selasa (22/9/2026) memasukkan Tlatar ke daftar lima rekomendasi wisata keluarga di Boyolali, bersama Cepogo Cheese Park, Merapi Garden, Bukit Sanjaya, dan Kebun Raya Indrokilo.

Intinya

  • Taman Air Tlatar berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Kebonbimo, Kecamatan Boyolali, sekitar 4 km dari pusat kota.
  • Airnya berasal dari sumber mata air alami; ada kolam renang anak dan dewasa, pemancingan, serta rumah makan ikan.
  • Data BPS yang dikutip Espos mencatat 143.735 pengunjung ke Umbul Tlatar pada 2024.
  • Kompas.com (2024) mencatat tiket Rp15.000 per orang; harga dan jam buka dapat berubah.

Apa saja yang bisa dinikmati di Tlatar?

Menurut TribunSolo.com, destinasi ini memanfaatkan sumber mata air alami sehingga airnya jernih dan menyegarkan. Fasilitasnya meliputi kolam renang anak, wahana air, terapi ikan, hingga pemancingan keluarga. Kawasannya luas dan rindang, sehingga cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga pada akhir pekan.

Kompas.com menyebut Tlatar sebagai ekowisata taman air yang juga mengajak pengunjung belajar tentang siklus air alamiah dan pembangkit listrik tenaga surya. Selain kolam untuk anak dan dewasa, pengunjung bisa berenang di aliran sungainya. Di kolam pemancingan, ikan yang bisa didapat antara lain bawal, nila, dan lele. Ada juga woodball, permainan mirip golf dengan peralatan dari kayu.

Bagaimana dengan pilihan makannya?

Tlatar sudah lama dikenal sebagai tujuan kuliner ikan air tawar. Espos pada 2023 mengulas rumah makan Mina Tlatar Indah di dalam area wisata, yang berbentuk gazebo-gazebo di atas kolam ikan bawal berair jernih. Rumah makan itu buka pukul 09.00–17.00 WIB setiap hari.

Espos mengingatkan pengunjung agar tidak memasukkan tangan atau kaki ke kolam bawal, karena ikan ini punya gigi kuat dan tajam. Orang tua juga perlu mengawasi anak-anak yang bermain di dekat kolam.

Seberapa ramai Tlatar dikunjungi?

Mengutip data BPS Boyolali, Espos mencatat Umbul Tlatar dikunjungi 144.951 orang pada 2022 dan 143.735 orang pada 2024. Angkanya tinggi, tetapi cenderung stagnan. Kepala Disporapar Boyolali, Budi Prasetyaningsih, kepada Espos menyebut pengunjung Tlatar kebanyakan datang untuk olahraga atau ritual, misalnya renang untuk penyembuhan, dan kegiatan outbound di sana cukup bagus.

Kompleks wisata ini dibangun pada 2002 di lahan sekitar 5 hektare dan dikelola Disporapar Boyolali, menurut Espos yang mengutip laman Visit Jawa Tengah. Bagi Desa Kebonbimo, wisata menjadi andalan pendapatan. Kepala Desa Kebonbimo, Sudadi, kepada Espos pada 2024 menyebut sekitar separuh pendapatan asli desa bersumber dari pengembangan wisata.

Apa selanjutnya?

Dari arah Solo, TribunSolo.com mencatat jaraknya sekitar 30 km atau kurang lebih 55 menit berkendara, dengan jalan cukup lebar dan tanpa tanjakan ekstrem. Fasilitas pendukung yang tercatat antara lain area parkir, toilet, musala, restoran, dan area outbound.

Soal biaya, Kompas.com pada Mei 2024 mencatat tiket masuk Rp15.000 per orang dan jam buka pukul 07.00–16.00 WIB, dengan catatan bisa berubah sesuai kebijakan pengelola. Karena informasi itu bukan data terbaru, pengunjung sebaiknya memastikan tarif dan jam operasional ke pengelola sebelum berangkat, terutama saat libur panjang.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *