Sepekan terakhir menjadi hari-hari berat bagi sejumlah pelaku usaha di Boyolali. Api melahap tiga tempat usaha, dari gudang furnitur ekspor hingga dapur produksi tahu, dan meninggalkan kerugian bagi pemiliknya.
Kebakaran terjadi di gudang produksi furnitur di Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono, dan gudang rongsok di Desa Winong, Kecamatan Boyolali, pada hari yang sama, Senin (21/9/2026). Empat hari kemudian, Jumat (25/9/2026) dini hari, tempat penggorengan tahu di Desa Siswodipuran ikut terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam ketiga peristiwa itu.
Intinya
- Gudang furnitur di Ngaru-aru, Banyudono, terbakar Senin (21/9/2026) siang; stok furnitur kelas ekspor ludes.
- Gudang rongsok di Winong terbakar pada hari yang sama; kerugian ditaksir lebih dari Rp300 juta.
- Tempat penggorengan tahu di Siswodipuran terbakar Jumat (25/9/2026) dini hari.
- Tidak ada korban jiwa; penyebab kebakaran gudang furnitur masih diselidiki.
Apa yang terjadi di gudang furnitur Ngaru-aru?
Menurut Radar Solo dan TribunSolo.com, api muncul sekitar pukul 12.30 WIB saat pekerja beristirahat. Seluruh stok furnitur kualitas ekspor di dalam gudang dilaporkan ludes, dan atap bangunan roboh. Fokus Jateng menyebut gudang itu milik PT Lentera Abadi di Dukuh Bendokobong.
“Saya kebetulan lagi istirahat, pulang makan. Baru dua suap, terus melihat ada kepulan asap tebal,” kata Ginanjar, karyawan gudang, seperti dikutip TribunSolo.com.
Disway Jateng melaporkan sekitar 90 persen bangunan hangus. Petugas kesulitan karena lokasi jauh dari sumber air, sehingga tiga mobil pemadam dibantu tiga truk tangki air dari BPBD Boyolali. Gudang ini sebelumnya juga terbakar pada 9 September 2026 malam.
Berapa kerugiannya?
Taksiran kerugian gudang furnitur berbeda antarsumber. Kapolsek Banyudono AKP Tri Mulyono, seperti dikutip Fokus Jateng, memperkirakan kerugian Rp75 juta, sedangkan Radar Solo menyebut kerugian materiil ditaksir ratusan juta rupiah.
Kerugian lebih besar dialami pemilik gudang rongsok di Dukuh Plosokerep, Desa Winong. Pemiliknya, Widodo (52), menyebut barang di gudang bernilai sekitar Rp250 juta karena baru saja datang kiriman sampah plastik yang sudah dipres sebanyak empat truk Fuso.
“Kalau barang (rongsokan) sekitar Rp 250 juta. Karena rongsokannya itu kemarin baru datang empat truk Fuso. Sampah sudah dipres,” kata Widodo, seperti dikutip TribunSolo.com. Total kerugian diperkirakan lebih dari Rp300 juta, belum termasuk kerusakan bangunan yang ia sewa.
Apa dugaan penyebabnya?
Kapolsek Boyolali Kota AKP Andy Setyawan menduga kebakaran gudang rongsok berawal dari pembakaran sampah di belakang gudang yang lalu ditinggal. “Awalnya bakar sampah di belakang rumah, terus ditinggal ke depan. Tau-tau api sudah membesar,” ujarnya kepada TribunSolo.com. Enam mobil pemadam dikerahkan, dan petugas memakai alat bantu napas SCBA karena asap plastik yang pekat.
Adapun di Dukuh Lodalang, Desa Siswodipuran, api muncul sekitar pukul 01.53 WIB dari tempat penggorengan tahu milik Yulianto. Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono, seperti dikutip Radar Solo, menyebut penyebabnya diduga pemilik lupa mematikan tungku kompor usai menggoreng tahu. Tiga armada dikerahkan dan bangunan produksi itu ludes.
Apa selanjutnya?
Polisi masih menyelidiki sumber api di gudang furnitur Ngaru-aru, sementara kerugian tempat penggorengan tahu di Siswodipuran masih didata petugas.
Dua dugaan penyebab, yakni bakar sampah yang ditinggal dan tungku yang lupa dimatikan, menjadi pengingat bagi pelaku usaha untuk tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Dalam keadaan darurat, warga dapat segera menghubungi Damkar Boyolali, seperti yang dilakukan tetangga di Siswodipuran.
Sumber
- Radar Solo – Gudang Furnitur Ekspor di Ngaru-aru Banyudono Boyolali Kembali Terbakar (21/9/2026)
- TribunSolo.com – Gudang Furnitur di Boyolali Kembali Terbakar, Produk Kelas Ekspor Ludes (21/9/2026)
- Fokus Jateng – Kebakaran di Boyolali Hanguskan Gudang Mebel, Kerugian Mencapai Rp75 Juta (21/9/2026)
- Disway Jateng – Gudang Produksi Berbahan Kayu di Banyudono Boyolali Terbakar, 90 Persen Bangunan Hangus (22/9/2026)
- TribunSolo.com – Rongsokan Rp250 Juta Ludes Terbakar, Total Kerugian Capai Rp300 Juta Lebih (22/9/2026)
- TribunSolo.com – Gudang Rongsok di Boyolali Terbakar, Diduga Berawal dari Bakar Sampah (21/9/2026)
- Radar Solo – Kerugian Kebakaran Gudang Rongsok di Winong Boyolali Tembus Rp250 Juta (21/9/2026)
- Radar Solo – Pabrik Tahu di Siswodipuran Boyolali Ludes Terbakar Tengah Malam (25/9/2026)












