Boyolali.net — Sabtu (3/10/2026) — Soto berkuah bening yang selama ini menjadi kebanggaan kuliner Boyolali kini bisa dicicipi jemaah haji dan umrah di Tanah Suci. Jaringan warung Spesial Soto Boyolali (SSB) Hj. Hesti membuka gerai permanen di Kota Madinah, Arab Saudi.
Gerai itu berada di Building No. 2648 Abdul Rahman bin Auf, Madinah. Menurut detikJateng dan kumparanFOOD, lokasinya sekitar lima menit berjalan kaki dari Masjid Nabawi. Rencana pembukaannya diumumkan pada pertengahan Agustus 2026 dengan jadwal 20–30 Agustus 2026, dan IDN Times pada 28 September 2026 mencatat gerai Madinah itu dibuka pada Agustus 2026.
Intinya
- SSB Hj. Hesti lahir di Boyolali pada 2002, berawal dari warung rumahan (detikFood, kumparanFOOD).
- Gerai permanen Madinah berada di Building No. 2648 Abdul Rahman bin Auf, sekitar lima menit jalan kaki dari Masjid Nabawi.
- Sebelumnya, SSB melayani jemaah haji lewat gerai musiman di hotel-hotel Makkah sejak 2024.
- Pemilik menyebut salah satu tujuan ekspansi adalah memberangkatkan karyawan beribadah haji atau umrah secara bergantian.
Bagaimana usaha soto dari Boyolali ini bermula?
Menurut detikFood, usaha ini didirikan di Boyolali pada 2002 dengan nama awal Soto Sedaap Boyolali oleh Hj. Widodo. Nama Spesial Soto Boyolali Hj. Hesti dipakai sejak rebranding pada 2021, sedangkan ekspansi ke kota-kota lain di Indonesia dimulai pada 2012.
Kini usaha tersebut dipimpin Hj. Hesti Noviasari selaku direktur utama, seperti disebut detikJateng dan kumparanFOOD. Jumlah gerainya di dalam negeri berbeda antarsumber: detikJateng menyebut 85 gerai, sedangkan detikFood dan kumparanFOOD menyebut hampir 100 cabang.
Menu andalannya tetap soto bening ala Boyolali. detikFood menggambarkan sajiannya berisi nasi, taoge, potongan daging sapi atau ayam, seledri, dan bawang goreng. Di gerai Indonesia, harga soto disebut berkisar Rp12.000–Rp16.000 per porsi dengan lauk pendamping mulai sekitar Rp2.000.
Mengapa memilih Makkah dan Madinah?
Langkah ke Arab Saudi tidak dimulai dari nol. detikFood dan kumparanFOOD mencatat SSB sudah melayani jemaah haji Indonesia sejak 2024 melalui gerai nonpermanen di sejumlah hotel di Makkah selama musim haji. IDN Times menyebut dua gerai di Makkah, yakni di Safwat Al Shorouk Tower 2 dan Al Hidayah Towers Hotel 2, dibuka pada Mei 2026 dengan jam layanan 06.00–22.00 waktu Saudi.
Kepada detikJateng, Hesti Noviasari menjelaskan bahwa Makkah dan Madinah dipilih karena menjadi tempat berkumpulnya umat Islam dari berbagai negara sehingga cocok untuk mengenalkan merek. Permintaan dari jemaah juga menjadi pertimbangan.
Ia juga menyebut visi menyejahterakan banyak orang sebagai alasan utama. Menurut detikJateng, tenaga kerja gerai di Arab Saudi didatangkan dari Indonesia, dan karyawan berprestasi akan dirotasi ke sana agar bisa bekerja sekaligus menunaikan ibadah haji atau umrah secara bergantian.
Apa saja menu dan berapa harganya di Madinah?
Menurut detikJateng dan kumparanFOOD, gerai Madinah menyajikan soto sapi dan soto ayam, ditambah menu baru seperti bakso, ayam goreng, dan bakmi godhog. Lauk pendampingnya antara lain sosis solo, mendoan, bakwan, tahu isi, sate paru, dan sate telur puyuh.
Saat rencana pembukaan diumumkan pada Agustus, harga menu utama disebut mulai 15 riyal dan lauk mulai 3 riyal. Daftar menu yang dihimpun IDN Times pada akhir September mencantumkan angka sedikit berbeda:
- Soto ayam 18 riyal, nasi ayam goreng 25 riyal, dan nasi campur 30 riyal.
- Lauk seperti perkedel, mendoan, tahu isi, bakwan, dan telur bacem 3–5 riyal.
- Minuman seperti teh panas, es teh, es teh susu, dan es cokelat 3–12 riyal.
- Jam buka gerai Madinah 06.00–24.00 waktu Saudi.
Harga dan jam layanan tersebut bersumber dari pemberitaan Agustus–September 2026 dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Apa selanjutnya?
Menurut detikJateng, SSB Hj. Hesti menargetkan ekspansi ke empat negara lain. Malaysia disebut sebagai sasaran berikutnya pada 2027, meski rencana itu masih menunggu hasil riset pasar.
Bagi warga yang ingin mengenal lebih jauh kuliner kebanggaan daerah ini, simak juga daftar warung soto seger rujukan di Boyolali serta resep soto seger kuah bening yang bisa dimasak di rumah. Kisah olahan lokal lain yang menembus pasar luar daerah bisa dibaca di profil Keju Indrakila.
Sumber
- detikFood – Ekspansi ke Arab Saudi, Soto SSB Hj. Hesti Buka di Mekkah dan Madinah! (12/8/2026)
- detikJateng – Cerita Pemilik Warung Soto Boyolali Buka Cabang di Mekah dan Madinah (14/8/2026)
- kumparanFOOD – Spesial Soto Boyolali Hj Hesti Buka di Madinah, Bawa Misi Mulia (15/8/2026)
- IDN Times – Daftar Menu dan Harga SSB Hj. Hesti di Makkah dan Madinah (28/9/2026)






