Boyolali.net — Minggu (4/10/2026) — Di banyak dapur, tempe yang sudah lewat masa segarnya biasanya dibuang. Di Boyolali, tempe semacam itu justru dicari untuk membuat sambal tumpang, kuah pedas gurih yang disiramkan ke nasi, bubur, atau sayur rebus.
JawaPos (17/11/2025) menyebut sambal tumpang sebagai sambal khas Boyolali, dengan bahan utama tahu, santan, cabai, dan tempe busuk. Kumparan mencatat nasi bersambal tumpang juga dikenal di Salatiga, Solo, dan Kediri, tetapi versi Boyolali punya ciri khas pada pemakaian tempe semangit, yakni tempe yang hampir busuk.
Intinya
- Sambal tumpang disebut juga sambal lethok; bahan kuncinya tempe semangit atau tempe bosok.
- Namanya berasal dari cara penyajian: sambal diguyurkan di atas sayur rebus (detikJateng).
- Resep rumahan memakai tempe semangit, tahu, cabai, kencur, santan, serta daun salam, daun jeruk, dan lengkuas.
- Tidak semua tempe yang berubah warna atau tekstur aman dimasak; bila ragu, jangan dipakai.
Apa itu sambal tumpang atau sambal lethok?
detikJateng (30/11/2022) memasukkan sambal lethok atau sambal tumpang ke dalam daftar sambal khas Jawa Tengah. Bahan utamanya tempe segar, tempe bosok, dan santan. Sambal ini biasa diguyurkan di atas sayur rebusan, sehingga disebut sambel tumpang, dari kata menumpang di atas sayuran.
Menurut IDN Times (8/11/2018), banyak orang sulit membedakan nasi tumpang dengan nasi pecel karena sekilas mirip. Pembedanya ada pada sambal lethok yang memakai tempe busuk, berpadu bawang putih, bawang merah, daun salam, daun jeruk, kencur, dan cabai. Rasa dan aroma tempe busuk itulah yang membuatnya istimewa.
Di Boyolali, sego tumpang umumnya disajikan bersama gudangan atau urap sayur, menurut Kumparan. JawaPos menambahkan, sambal tumpang bisa dinikmati dengan bubur atau nasi hangat, dengan pelengkap gorengan dan kerupuk. Boyolali.net pernah mengulas salah satu warung legendarisnya, nasi tumpang Mbok Semi di Ampel.
Bahan apa saja yang perlu disiapkan?
Takaran berikut dikutip dari resep Popbela (15/3/2025). Resep aslinya juga memakai 50 gram krecek; bahan ini bisa ditambahkan bila suka.
Bahan utama:
- ½ papan tempe semangit
- 4 buah tahu putih ukuran kecil
- 5 buah cabai rawit merah
- 65 ml santan instan
- 1,5 liter air matang
- 2 sdm gula merah sisir
- Kaldu bubuk dan garam secukupnya
Bahan cemplung: 2 lembar daun salam, 4 lembar daun jeruk, dan 1 ruas lengkuas yang digeprek.
Bumbu halus: 5 butir bawang merah, 4 siung bawang putih, 7 buah cabai merah keriting, 3 buah cabai rawit merah, 2 ruas kencur, dan 3 butir kemiri.
Bagaimana cara membuatnya?
- Goreng tahu. Potong tahu kotak kecil, lalu goreng hingga cokelat keemasan.
- Rebus tempe dan bumbu. Rebus tempe yang sudah dipotong dadu bersama bahan bumbu dalam 1,5 liter air hingga empuk. Angkat, lalu haluskan bumbunya. Air rebusan jangan dibuang.
- Tumis bumbu. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan daun salam, daun jeruk, dan lengkuas.
- Masak kuah. Tuang air sisa rebusan ke panci, masukkan bumbu tumis, dan didihkan. Masukkan tahu goreng dan tempe semangit, lalu beri gula merah, garam, dan kaldu bubuk.
- Tambahkan santan. Setelah bumbu meresap, cicipi rasanya, masukkan santan dan cabai rawit, aduk rata, lalu masak sebentar hingga mendidih.
Sebagai pembanding, resep tumpang dari IDN Times (8/9/2022) menghaluskan tempe busuk langsung bersama bumbu sebelum ditumis, lalu menambahkan serai. Cara ini membuat aroma tempe lebih menyatu dengan kuah.
Bagaimana memilih tempe semangit yang aman?
Good News From Indonesia (13/8/2026) menjelaskan tempe semangit adalah tempe yang difermentasi lebih lama, melewati masa simpan sekitar 48 jam. Aromanya lebih tajam, warna kapangnya menggelap, dan teksturnya melunak.
Artikel yang sama mengingatkan bahwa tidak semua tempe yang berubah warna atau tekstur otomatis aman dimasak, dan memasak tidak selalu menghilangkan seluruh bahaya. Karena itu, pastikan tempe berasal dari fermentasi yang wajar, dan bila ragu dengan kondisinya, sebaiknya tidak dipakai.
Di mana mencicipi sambal tumpang di Boyolali?
Beberapa media pernah mengulas warung tumpang di Boyolali, antara lain Tumpang Koyor Mbok Mii Ngatemi di Ampel (JawaPos, 2025) dan Sego Tumpang Mbah Japar di Pasar Cepogo (Kumparan, 2018). Kondisi warung, menu, dan harga bisa berubah, jadi sebaiknya tanyakan lebih dulu sebelum berkunjung.
Apa selanjutnya?
Sambal tumpang cocok dipadukan dengan sayur rebus seperti pada jenang pecel Boyolali. Bagi penggemar kuliner lokal, kenali pula lempok, lontong pipih khas Wonosegoro dan daun adas, sayuran khas Boyolali.
Sumber
- JawaPos – Hidden Gem Sambel Tumpang, Makanan Khas Boyolali yang Wajib Dicoba (17/11/2025)
- Kumparan (kumparanFOOD) – Cukup Rp 10 Ribu, Makanan Khas Boyolali Ini Bisa Bikin Perut Kenyang (2018)
- IDN Times – 7 Kuliner Khas Boyolali yang Unik dan Enak (8/11/2018)
- detikJateng – 5 Sambal Khas Jawa Tengah, Cabuk Wonogiri hingga Brambang Asem Solo (30/11/2022)
- Popbela – Resep Sambal Tumpang, Olahan Tempe Busuk yang Pedas dan Gurih (15/3/2025)
- IDN Times – Resep Bubur Tumpang Koyor (8/9/2022)
- Good News From Indonesia – Tempe Bosok (13/8/2026)






