Soto Seger Jadi Andalan Wisata Kuliner Boyolali, Ini Warung Rujukannya

Kuliner, Wisata48 Views

Di Boyolali, warung soto mudah ditemukan hampir di setiap sudut kota. Kini hidangan berkuah bening itu juga dipromosikan sebagai daya tarik wisata, dengan harapan makin banyak wisatawan datang dan UMKM kuliner ikut tumbuh.

Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar Festival Soto Nusantara pada Sabtu (13/6/2026) sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali. Festival ini menghadirkan 13 stan soto dari berbagai daerah dan membagikan 650 mangkok soto gratis bagi pengunjung yang membawa kupon, seperti dilaporkan Beritajateng.id (15/6/2026).

Intinya

  • Festival Soto Nusantara digelar Sabtu (13/6/2026) dalam rangka Hari Jadi ke-179 Boyolali.
  • Ada 13 stan soto, dari soto khas Boyolali, soto Lamongan, Sokaraja, Kudus, hingga coto Makassar.
  • Pemkab menyediakan 650 mangkok soto gratis; tiap stan menyiapkan 250–300 mangkok.
  • Soto seger khas Boyolali dikenal dengan kuah bening berbahan kaldu sapi atau ayam kampung.

Apa yang ada di Festival Soto Nusantara?

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali Budi Prasetyaningsih, yang akrab disapa Ning, menjelaskan masing-masing stan menyediakan 250–300 mangkuk soto. Selain stan soto, ada juga stan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Boyolali sebagai kota kuliner, karena wisata itu kan salah satunya adalah kuliner,” ujar Ning, seperti dikutip Beritajateng.id dan Semarang24. Panggung hiburan menampilkan cooking class dan musik dari pagi hingga sore hari.

Saat mengumumkan agenda hari jadi pada awal Juni, Pemkab menyebut rencana 500 porsi soto gratis, seperti diberitakan detikJateng (2/6/2026). Dalam pelaksanaannya, jumlah yang disiapkan menjadi 650 mangkok.

Apa harapan Pemkab dan pengunjung?

Bupati Boyolali Agus Irawan berharap festival ini mengenalkan Boyolali sebagai daerah dengan kuliner andalan soto. “Harapannya nanti semua UMKM bergerak tumbuh, untuk bagaimana mendorong Boyolali lebih sejahtera lagi. Hari ini kita Festival Soto, semoga nanti akan banyak wisatawan yang masuk ke Kabupaten Boyolali,” katanya.

Salah satu pengunjung, Kayla Oryza, warga Karangkepoh, Kecamatan Boyolali, menilai harga semangkuk soto di festival itu masih terjangkau sehingga pengunjung bisa mencicipi semua jenis soto yang ada.

Seperti apa soto seger khas Boyolali?

Menurut IDN Times Jateng (29/12/2025), soto Boyolali identik dengan kuah bening berbasis kaldu sapi atau ayam kampung, rasanya ringan dan segar. TribunStyle (3/8/2026) menambahkan, isiannya bisa daging sapi, ayam, atau jeroan, lengkap dengan tauge, seledri, dan taburan bawang goreng.

Karena sudah jadi bagian dari identitas daerah, warung soto mudah ditemukan di Boyolali. IDN Times Jateng merangkum sejumlah warung yang dinilai legendaris, di antaranya:

  • Soto Seger Mbok Giyem di Jalan Pandanaran, dengan lauk seperti sate paru, perkedel, dan tahu bakso; tersedia juga garang asem ayam kampung dan wedang uwuh.
  • Soto Seger Hj. Fatimah di kawasan Pandanaran, buka dari pagi hingga malam, menyajikan soto daging sapi dan soto ayam dengan lauk prasmanan.
  • Soto Ndelik Sunggingan, lokasinya agak tersembunyi di kawasan Sunggingan, dengan suwiran ayam kampung dan bihun.
  • Warung Soto Nggopir, yang juga menyediakan susu sapi segar.
  • Soto Legok Mbah Mul dan Soto Hj. Widodo Sunggingan, dua warung soto klasik yang lama menjadi langganan warga.

Daftar tersebut adalah rekomendasi media, bukan peringkat resmi. Jam buka dan harga di tiap warung bisa berubah, jadi sebaiknya cek informasi terbaru sebelum datang.

Apa selanjutnya?

Festival Soto Nusantara menjadi salah satu agenda Hari Jadi ke-179 yang mengusung tema “Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi dan Memoles Potensi”. Menurut detikJateng, tema itu antara lain mengajak mengoptimalkan sektor unggulan seperti UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Bagi wisatawan, soto bisa menjadi penutup perjalanan yang pas setelah menikmati udara sejuk lereng Merapi–Merbabu. Sementara bagi pelaku UMKM, Pemkab berharap promosi seperti ini ikut mendorong usaha mereka tumbuh.

Baca juga

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *